Jumat, 01 April 2016

World Autism Awareness Day 2 April 2016

Yang berkesempatan hadir di monas, bisa bawa nametag ini yaa..
Sahabat2ku
Yu Kita BIRU kan
Monumen Nasional & ikut Kontes Selfie/Wefie , Sabtu Tgl 2 April 2016
NYALAKAN KEPEDULIANMU, BIRUKAN MONASKU

Bagi Anda yang berada di Jakarta, Yayasan Autisma Indonesia / YAI bekerjasama dengan beberapa organisasi pemuda peduli autisme, mengundang siapapun yang peduli untuk hadir dan berkumpul bersama merayakan kampanye
"LIGHT IT UP BLUE" di MONAS
Waktu : Malam 2 April 2016 mulai pukul 18.30 – 20.00
Lokasi : Monumen Nasional (masuk melalui pintu gerbang
Istana Negara atau Patung Kuda Arjuna atau parkir IRTI)
Dress Code : Memakai baju/kaos berwarna biru langit. Bawa juga topi biru dan aneka atribut yang berwarna biru langit.
Perlengkapan: Jika bisa, membawa sumber cahaya biru (glow stick lebih dianjurkan) (Panitia menyediakan glow stick, hanya saja jumlahnya terbatas).
Jangan lupa untuk membawa payung jika bisa yang berwarna biru.
Agenda:
1. 18.00-18.30 Berkumpul
2. 18.30-18.45 Menyaksikan Monas mulai disirami cahaya biru
3. 18.45-19.15. Menyalakan blue glow stick bersama-sama di tengah balon tulisan Light it Up Blue di bawah Monas yang berwarna biru. Pemotretan bersama.
4. 19.15-19.30 Menikmati Monas dan kebersamaan bersama masyarakat yang peduli terhadap individu autistik
5. 19.30-20.00 Acara selesai dan bersiap untuk pulang.
Mari, bersama kita NYALAKAN KEPEDULIAN, BIRUKAN MONAS
2. KONTES FOTO SELFIE/WEFIE NYALAKAN KEPEDULIANMU, BIRUKAN MONASKU
Kontes foto selfie atau wefie untuk menunjukkan kepedulian terhadap individu autistik di depan Monas yang bercahaya biru. Foto harus menggambarkan kegembiraan dan kebersamaan. Boleh menambahkan selfie sign atau banner Light it Up Blue.
Syarat ikut kontes:
1. foto harus diambil saat tanggal 2 April-9 April 2016
2. foto harus dikirim ke twitter YAI @AutismIndonesia dengan dua hastag ‪#‎LIUB‬ ‪#‎LIUBIndonesia‬ saat tanggal 2- 9 April 2016.
Foto yang ditweet disertai kata-kata yang membangun kepedulian lingkungan untuk individu autistik.
Hadiah untuk pemenang berupa voucher belanja dan souvenir menarik.
Pemenang akan diumumkan tanggal 16 April di twitter dan facebook. Pengambilan hadiah tanggal 17 April di Grand Indonesia.
Jika berminat hadir acara LIUB Monas, hubungi:
Meily (081510500754) (sms/wa lebih dahulu)
Imam (085868157609) (sms/wa lebih dahulu)




Terapi Autis Puber, Azalea Terapi Harapan Indah Bekasi

Silakan menambahkan informasi atau berbagi pengalaman nya tentang puber, pada kolom komentar.Terima kasih untuk informasi yang diberikan untuk saya.
Masa pubertas
» Masa pubertas terjadi pada sekitar usia 10 - 11 th
» Perubahan yang terjadi pada fisik
menyangkut :
> Primary sexual characteristics :
mencangkup perkembangan organ
reproduksi (tidak kasat mata)
> Secondary sexual characteristics:
mencakup perubahan pada tubuh yang
tampak oleh orang lain

Masa pubertas
» Selain perubahan fisik, juga terjadi
perubahan pada aspek-aspek :
> Psikologis (konsep diri,
kepercayaan diri)
> Sosial (pergaulan, membandingkan dengan
teman)
> Emosi (labil, bingung)
> Kesehatan (anorexia, bulimia)
> Seksualitas
» Anak laki mulai berubah sekitar usia
11 - 12 th & terus berkembang sampai
usia 20 th
» Anak perempuan mulai berubah skitar
usia 8 - 9 th & terus berkembang sampai
usia 16 th
» Terdapat insiden terjadinya masa
pubertas yang terlalu cepat
Hal yang perlu jadi perhatian :
- Perubahaan fisik (kumis, bulu-bulu, jerawat, jakun dsb)
terjadinya ereksi, ejakulasi, mimpi
basah
- Kertarikan pada lawan jenis
- Apa yang boleh dan tidak boleh di lakukan
- Emosi yang labil dan perasaan yang
membingungkan
- Makna relationship dan tanggung
jawab
Hal yang perlu jadi perhatian :
- Perubahan fisik (buah dada, pinggul
membesar, tumbuh bulu)
- Terjadinya menstruasi, kehamilan
- Kertarikan pada lawan jenis
- Apa yang boleh dan tidak boleh di lakukan
- Emosi yang labil dan perasaan yang
membingungkan
- Makna relationship dan tanggung
jawab
Masalah yang sering di keluhkan :
- Hygine - kerbersihan
- Modesty - sopan santun
- Public versus privacy - beda publik
dan pribadi
- Relationship boundaries - batasan
bergaul
- Sexual needs - kebutuhan seksual
- Masturbasi / Onani

Terapi Autis Di Harapan Indah Bekasi, Facebook Azalea Terapi

* ADAPTIVE DEVELOPMENT
Adaptive Development atau perkembangan adaptif terkadang diartikan sebagai kemampuan untuk mengurus diri sendiri (mandiri) atau kemampuan melakukan kegiatan sehari - hari.
Anak bisa saja menggunakan kemampuan / keahlian yang sudah ia kembangkan sebelumnya, atau bisa juga menjadi perlu bagi si anak untuk mendapatkan keahlian yang baru.
* ADJUSTED AGE
Usia anak yang sebenarnya setelah dikurangi jumlah minggu anak lahir dalam keadaan prematur.
Misalnya, jika anak lahir dalam keadaan prematur selama delapan minggu, dan sekarang usianya 20 minggu, maka adjusted age-nya adalah 12 minggu.
* AFFECT
Keadaan emosi atau perasaan seseorang yang dapat diamati.
Misalnya, kemarahan, kesedihan, harapan, dan bahagia.
* AGE APPROPRIATE
Usia atau tinggkatan dimana seorang anak dipertimbangkan mampu menyelesaikan satu pekerjaan atau kegiatan.
* ANOMOLY
Perbedaan yang signifikan dari standar pada umumnya.
* ASPERGERS DISORDER
Ciri khas penyandang Asperger adalah adanya berbagai gangguan psikologis, seperti gangguan interaksi sosial, terhambatnya perkembangan psikologis, melakukan pola pengulangan dalam hal prilaku, minat, dan aktifitas, serta gangguan fungsional lainnya.
Berbeda dengan gangguan Autistik, pada penyandang Asperger tidak ditemukan adanya hambatan hal pembelajaran bahasa (misalnya : penggunaan satu suku kata dalam berkomunikasi pada usia dua tahun, dan penggunaan frase yang spontan pada usia tiga tahun).
Meskipun demikian aspek komunikasi sosial lainnya bisa saja terpengaruh, seperti dalam komunikasi dua arah.
* ASSISTIVE TECHNOLOGY
Alat, perlengkapan, atau pelayanan yang digunakan untuk membantu seseorang dengan kebutuhan khusus.
Misalnya, komputer yang memiliki program kata - kata dapat digunakan untuk anak yang kesulitan dalam menggunakan fungsi motorik halusnya dan kesulitan dalam menulis tangan.
* ATTACHMENT
Hubungan spesial antara bayi yang baru lahir dengan pengasuh pertamanya, yang biasanya adalah sang ibu.
* ATTENTION-DEFICIT / HYPERACTIVE DISORDER (ADHD)
Ciri khusus dari penyandang ADHD adalah kurangnya perhatian atau konsentrasi pada satu hal dan / perilaku hiperaktif yang lebih sering diperhatikan atau lebih parah dibandingkan anak anak seusianya.
* ATTUNED RESPONSE
Bentuk balasan atau tanggapan dari seseorang yang menunjukan suatu pemahaman akan sesuatu yang sedang dikomunikasikan.
* AUDIOLOGIST
Sebuah profesi di bidang kesehatan yang mengambil spesialisasi dalam cabang ilmu pengetahuan, terutama dlam bidang penanganan seseorang dengan gangguan pendengaran atau ketulian.
* AUTISM
Sebuah gangguan perkembangan yang biasa muncul di awal usia tiga tahun, di mana mempengaruhi perkembangan komunikasi dan keahlian sosialnya.
Perilaku lainnya yang sering muncul adalah ketertarikan berlebihan pasa sebuah benda atau bagian dari benda, hand flapping atau finger flapping (perilaku merangsang diri sendiri). mengayun - ayunkan badan, hingga perilaku yang mengarah pada melukai dirinya sendiri.
* AUTISTIC SPECTRUM DISORDER
Sebuah gangguan perkembangan yang biasanya muncul di awal usia tiga tahun, di mana mempengaruhi, di mana mempengaruhi perkembangan komunikasi dan keahlian sosialnya.
Perilaku lainnya sering muncul adalah ketertarikan berlebihan pada sebuah benda atau bagian dari benda, hand flapping atau finger flapping (pelilaku merangsang diri sendiri). mengayun - ayunkan badan hingga perilaku yang mengarah pada melukai dirinya sendiri.
Autisme diperkirakan memiliki variasi spektrum, mulai dari gangguan, autistik yang lebih parah (biasanya terdekteksi di usia - usia awal anak) hingga autisme dengan tingkat fungsional tinggi yang mungkin belum terdeteksi sampai beberapa waktu kemudian.
* BEHAVIORAL DIFFCULTIES
Permasalahan pada diri seseorang dalam hal perbuatan, berperilaku atau membawa dirinya sendiri secara sosial.
Seseorang anak dengan masalah perilaku kemungkinan memiliki kesulitan dalam mengikuti peraturan di dalam kelas atau sekolah.
* BIRTH DEFECT
Ketidak normalan stuktural, fingsional, dan metabolisme yang muncul pada saat kelahiran sehingga mengakibatkan terjadinya gangguan fisik atau mental atau kefatalan.
Diketahui ada lebih dari sekitar 4.000 birth defect yang kemungkinan disebabkan oleh faktor genetis atau faktor lingkungan.
Sekitar 150.000 bayi (di AS) lahir setiap tahunnya dengan birth defect.
* BLINDNESS
Blindness atau kebutaan adalah suatu kondisi seseorang yang tidak memiliki kemampuan untuk melihat, atau hilangnya pengelihatan secara normal.
Hal ini biasanya disebabkan oleh kerusakan atau gangguan yang terjadi pada mata, atau pada wilayah otak yang berhubungan dengan fungsi pengelihatan.
* BREATHING TUBE
Pipa endotracheal (pernafasan) yang digunakan sebagai alat bantu pernafasan.
Salah satu ujung pipa terhubung pada sebuah ventilator (mesin pernafasan), sedang ujung lainnya di masukkan ke dalam saluran suara (vokal cords).
* CEREBRAL PALSY
Suatu kondisi akibat kerusakan pada otak yang mengakibatkan adanya masalah dalam hal gerakan dan postur tubuh.
Kerusakan ini biasanya terjadi pada saat perkembangan otak sebelumnya, yaitu pada saat atau segera setelah proses kelahiran.
Istilah cerebral mengacu pada otak sedangkan palsy berhubungan dengan masalah dalam hal kontrol otot, gerakan, maupun postur tubuh.
* CHILDCARE PROVIDERS
Sebuah profesi yang menyediakan jasa pengasuhan bagi anak - anak yang orangtuanya atau pengasuh utamanya sedang sibuk bekerja atau melakukan kegiatan lain.
Misalnya, seseorang ibu yang bekerja bisa menitipkan anaknya di sebuah tempat penitipan anak yang menyediakan jasa pengasuhan.
* CHRONOLOGICAL AGE
Usia seseorang yang sebenarnya (misalnya : usia dua tahun empat bulan).
* COGNITIVE
Mengacu pada proses pemahaman atau berfikir.
* COGNITIVE ABILITLES
Beragam cara yang dilakukan seseorang untuk secra mental menjadi sadar diri akan lingkungan sekitarnya.
Proses mental ini mencangkup beberapa fungsi, seperti fungsi pembelajaran, persepsi, memori, imajinasi, dan penggunaan bahasa.
* COGNITIVE DEVELOPMENT
Perkembangan fungsi - fungsi pada otak, termasuk persepsi, memori, imajinasi, dan penggunaan bahasa.
* COMMUNICATE
Memberikan informasi dari satu orang ke orang lainnya dengan tujuan agar sesuatu dapat diketahui.
Manusia berkomunikasi baik secara verbal (dengan kata - kata) dan juga non-verbal (dengan ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan sebagainya).
* COMMUNICATION
Proses memberikan informasi dari satu orang ke orang lainnya dengan tujuan agar sesuatu dapat diketahui.
Misalnya berkomunikasi baik secara verbal (dengan kata - kata) dan juga non-verbal (dengan ekspresi wajah gerakan tubuh, dan sebagainya).
* COMMUNICATION DEVELOPMENT
Proses pertumbuhan di mana seorang anak mendapatkan dan menguasai keahlian yang dibutuhkan untuk memberikan dan menerima informasi dari orang lain.
* CONDUCT DISORDER
Ciri khasnya adalah pola perilaku yang tetap dan berulang untuk mencoreng atau merusak hak - hak dasar orang lain atau sebagian besar norma - norma peraturan sosial yang dibuat sesuai usia.
* CONGENITAL
Karakteristik atau kondisi apapun yang ada sejak lahir.

Terapi Autis, Ciri Utama Autis, Azalea Terapi


Terapi Autis Di Bekasi, Daftar Istilah Untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Azalea Terapi

DAFTAR ISTILAH
* FENOL (phenol): Zat yang mengandung gugus OH, misalnya dalam makanan adalah pewarna sintetis. Ini termasuk unsur yang harus dihindari oleh penyandang autisme
* KASEIN: Protein yang terdapat dalam susu sapi dan domba
* LAKTOSE: Enzim untuk mencerna protein yang berasal dari susu
* ASPIRIN: Obat penghilang rasa sakit, sudah berpuluh tahun di gunakan untuk mengobati gejala sakit kepala, sakit saat menstruasi, dan nyeri otot, Aspirin juga bisa mengurangi demam sehingga sering dicampurkan ke dalam obat penurun panas, Efek lain dari obat ini bisa menyebabkan iritasi lambung sehingga pemberiannya pada anak-anak yang mempunyai masalah dalam sistem pencernaan harus dihindari (penyandang autisme sering mengalami radang usus)
* BIOPSI: Mengambil contoh jaringan dengan menyayatnya untuk diperiksa secara mikroskopis
* CCK: Cholecystokinin adalah hormon endokrin yang dikeluarkan oleh sel-sel dalam lapisan usus duodenum (usus dua belas jari) dan jejenum (bagian usus dua belas jari) Juga di hasilkan oleh hypothalamus (pusat emosi) di otak
* DIET FEINGOLD: Dr. Benjamin Feingold adalh pelopor dalam pengembangan riset pola makan khusus bagi anak-anak yang mengalami kelainan perkembangan, yaitu anak-anak hiperaktif dan penyandang autisme. Diet ini menekankan pantang mengkonsumsi bahan-bahan makanan sintetis yang diduga bisa memicu gejala hiperaktivitas anak. Bahan-bahan tersebut adalah: perwarna dan perasa sintetis, pengawet, serta semua bahan makanan yang mengandung senyawa salisilat (biasanya ditandai dengan rasa asam yang tajam), termasuk bahan makanan alami sekalipun seperti buah aprikot, almond, apel (termasuk cuka apel), mangga muda, semua jenis buah beri, kopi, anggur, jeruk, buah peach, plum dan prune, buah asam, teh dan tomat
* DMG (dimethyl glycine): adalah vitamin B15 dan bisa dikelompokkan ke dalam makanan ataupun vitamin yang larut dalam air, seperti vitamin B. DMG ditemukan dalam jumlah kecil bahan makanan, seperti beras yang tidak di "selip" (beras hasil tumbukan tradisional). Dalam bentuk suplemen digunakan untuk memperbaiki suasana hati, yaitu menenangkan, mengurangi depresi, dan meningkatkan kemampuan berbicara
* EFA (essential fatty acic): Asam lemak esensial, asam lemak yang tidak bisa dibuat oleh tubuh, harus dipasok dari bahan makanan. EFA sangat penting dalam proses transmisi (penyampaian "berita") antarsel saraf yang sangat diperlukan agar otak berfungsi secara optimal. Enam puluh persen otak terdiri atas lemak. Sebagaimana tubuh memerlukan air untuk melangsungkan hidupnya, maka otak selalu membutuhkan EFA. EFA juga membantu kesehatan jantung, menjaga kelembaban kulit, fungsi penglihatan, kesuburan, dan metabolisme energi tubuh. EFA yang sangat populer contohnya omega-3, omega-6, dan omega-9. Sumber yang dianjurkan bagi anak autistik adalah bahan alami yang organik, artinya ditanam secara bebas bahan kimia (pupuk maupun pestisida) misalnya evening primrose oil (EPO), flaxseed oil, borage oil, salmon oil dan black currant oil (bisa didapat di health shop)
*ENDOSKOPI: Memeriksa kondisi usus dengan car memasukkan peralatan khusus yang dilengkapi dengan kamera ke dalam usus. Dengan alat ini, gambar di dalam usus bisa terlihat dalam layar monitor
* EPILEPSI: Gangguan otak yang diekspresikan dengan kejang pada saat-saat tertentu, juga bisa terpicu
* HISTIDINAMEIA - PKU (phenyl keton uria) - HOMOCYSTEINURIA: beberapa kondisi saat asam amino (histidin, phenyl, dan homocys-teine) menumpuk karena proses transformasinya macet atau tidak lancar. Histidin menumpuk dalam darah, sedang phenyl dan homocystein terdeteksi dalam urin
* KELASI: Berasal dari kata chele berarti cakar atau capit, merupakan salah satu bagian penanganan/intervensi untuk mengeluarkan logam berat pada tubuh penyandang autisme
* MRI: Magnetik Resonance Imaging adalah salah satu teknik diagnostik dengan hasil kualitas tinggi yaitu 3 dimensi dengan menggunakan sinar X
* NEUROTRANSMITER: Zat kimia yang dikeluarkan oleh ujung sel saraf yang berperan menyambung atau meneruskan rantai informasi dari satu neuron (sel otak) ke neuron lain atau kepada sel otot. Contoh: serotonin bertugas mengontrol kesadaran dan suasana hati/mood. Acetylcholine diproduksi sel saraf untuk berhubungan dengan otot dalam kerangka sehingga memungkinkan tubuh bergerak
* OPIOID: Zat kimiawi dalam otak yang efeknya mirip morfin. Struktur peptida (hasil pencernaan protein yang kurang sempurna) yang berasal dari gluten dan kasein ternyata sesuai/cocok dengan reseptor (tempat kedudukan) opioid di otak. Akibatnya peptida yang berasal dari gluten dan kasein mampu menimbulkan efek yang sama dengan zat opioid (misalnya morfin
* PARASETAMOL: Obat penurun panas
* PEWARNA SINTETIS: Termasuk ke dalam kelompok fenol yang dipantang dalam Diet Feingold. Di Amerika, 95% pewarna sintetis yang digunakan dibuat dari "turunan" batubara. Ini bisa menyebabkan kanker. Zat pewarna ini akan disimpan dalam jaringan tubuh dan mampu bertahan lama karena sulit dikeluarkan
* PSIKOTROPIKA: Obat-obat yang kerjany dalam sistem sarf dan otak, dan bisa mengubah perilaku, emosi, dan pola pikir
* PROPYLENE GLYCOL: Tergolong dalam bahan-bahan sintetis yang sering "diseludupkan" ke dalam bahn makanan. Termasuk bahan yang harus dihindari dalam menu anak autistik. Biasanya ditambahkan ke dalam mkanan sebagi pengawet, namun di pihak lain bisa menghalangi tumbuhnya mikroorganisme dalam usus dan mengurangi kelembaban yang bisa menimbulkan konstipasi (sulit buang air besar)
* PROSTAGLANDIN: Suatu kelompok asam lemak yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan berperan seperti hormon. Prostaglandin digolongkan menjadi beberapa bagian, tergantung pada struktur kimianya. Pertama kali ditemukan dalam cairan sperma, namun selanjutnya ternyata di dapat juga di berbagai jaringan organ tubuh seperti uterus, otak, ginjal. Efek "hormon" ini menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan pada jaringan organ yang rusak, melindungi usus terhadap iritasi, dan merangsang kontraksi otot pada saat melahirkan
* TRYPTOPHAN: Salah satu asam amino esensial yang sangat penting dalam proses pembentukan serotonin (salah satu neurotransmiter, sel penghantar "berita" dalam sistem saraf) bersama vitamin B6. Jika asupan tryptophan dan vitamin B6 kurang maka produksi serotonin tidak cukup
* VAKSINASI MMR (measles Mumps Rubella): Salah satu jenis vaksinasi yang diberikan pada bayi (biasanya berumur 15 bulan di indonesia). Vaksinasi ini bertujuan mencegah terkena infeksi penyakit campak, gondong, dan rubella
SUMBER: BUKU LANGKAH AWAL MENANGGULANGI AUTISME DENGAN MEMPERBAIKI METABOLISME TUBUH

Terapi Autis, Azalea Terapi. Pemeriksaan Laboratorium Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

pemeriksaan laboratorium bertujuan mencari gangguan metabolisme pada anak yang bisa memperberat gejala autisme atau bahkan juga mencetuskan gejala ini. Bahan yang diperiksa adalah sebagai berikut:

1. FESES: Pemeriksaan feses bisa mengungkapkan adanya jamur, bakteri aerobik dan anaerobik, parasit dalam usus serta gangguan pencernaan dan keadaan dinding usus sendiri.

2. URINE: Pemeriksaan urine ditujukan untuk mengukur banyaknya peptida yang keluar dalam urine. peptida tersebut berasal dari casein (protein dari susu sapi dan domba) dan gluten / gliadin (protein dari gandum-ganduman). Protein terdiri dari rangkaian panjang asam amino. Bila pencernaan baik maka rantai tersebut putus seluruhnya menjadi satuan asam amino. Namun, jika pencernaan kurang sempurna maka rantai tersebut tidak putus secara total dan masih ada rantai pendek yang terdiri dari 2 atau 3 asam amino. Rantai pendek ini disebut peptida. Sebagian peptida akan diserap kembali dalam darah dan masuk ke otak. Di otak ia disergap oleh opioid-receptor (penerima opioik), kemudian ia berfungsi seperti morfin (casomorfin dan gluteomorfin / gliadorfin). Sebagian dari peptida keluar melalui urine.
Kecuali mengukur peptida, pemeriksaan urine juga mengukur seluruh asam organik yang keluar dari urine (organic acid profile). Hal ini penting untuk mengetahui metabolisme anak secara keseluruhan.

3. DARAH: Pemeriksaan darah lengkap yaitu kimiawi darah, fungsi hati, dan ginjal, alergi makanan, sistem kekebalan tubuh, kadar vitamin, dan juga logam berat di dalam darah. komponen terakhir ini merupakan indikator adanya keracunan yang sedang berlangsung.

4. RAMBUT: Indikator yang cukup terpercaya untuk mrngetahui kaandungan berbagai macam mineral dan logam berat dalam tubuh, terutama logam-logam berat seperti alumunium (AL), arsenik (As), kadmium (Cd), air raksa (Hg), timbal (Pb), dan antimoni (Sb). Logam berat dalam rambut menunjukan adanya keracunan yang sudah kronis sedikitnya selama 6 bulan terakhir.

Terapi Autis, Azalea Terapi